Pengabdian Masyarakat · BEM FST UAI · Angkatan FST 26

PROJEC TORIZ

SINERGI. Bukan sekadar penyemangat, tapi kunci yang terpisah tanpa komunikasi, terhubung oleh niat yang sama.

Grow together, connect, and create impact · satu hari di Desa Sindang Jaya, tiga titik kegiatan yang nyata.

Minggu, 25 Oktober 2026 Desa Sindang Jaya, Cipanas, Cianjur
MasjidPAUDPosyandu
Gulir untuk membaca proposal · ↓
Bab 01 · Tentang

Satu hari, satu desa, tiga titik yang saling bertangga.

01/08

PROJECTORIZ adalah program pengabdian kepada masyarakat yang digerakkan BEM Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Al-Azhar Indonesia, dijalankan mahasiswa baru angkatan 2026 bersama mentor dan dosen. Semuanya berangkat dari hasil survei langsung di lapangan pada 16 Oktober 2026.

Programnya tidak abstrak. Tiga masalah nyata di desa dipetakan, lalu dijawab lewat tiga studi kasus yang dikerjakan pada hari yang sama: masjid yang merawat kebersihan bersama, guru PAUD yang dibantu naik kelas, dan ibu hamil yang dibekali pemahaman gizi.

Tidak ada yang sembarang ditaruh. Petunjuk arah, modul game belajar, poster kesehatan, semua ditinggalkan penerus dari warga sendiri: kader, marbot, dan guru yang akan melanjutkan setelah mahasiswa pulang ke kampus.

“Kami siap memaksimalkan historis, tentunya dengan synergy.” Muhammad Rafif Sadid · Ketua Pelaksana, menjawab pertanyaan Divisi Satgas
Hari pelaksanaan
Minggu25 Oktober 2026, 12.35 WIB sampai selesai
Studi kasus
3Masjid · PAUD Kenari · Posyandu
Pelaksana
±80Mahasiswa baru FST 2026, mentor, dan dosen pendamping
Lokasi
CianjurD. Sindang Jaya, Kec. Cipanas, Jabar
Peta kecil: satu titik kumpul, tiga titik kerja
Titik Kumpul
Pembukaan utama · pembagian tugas · pembagian kelompok · pukul 12.35
Masjid
BERSABDA ECO HERO · kerja bakti + petunjuk jalan, stiker, tempat sampah pilah, mading
PAUD Kenari
PELITA GURU · workshop guru: pemanfaatan AI + modul game HIBERNASI + donasi fasilitas
Posyandu
Edukasi Gizi Ibu Hamil · Isi Piringku + alur pengecekan + sembako, di aula desa
Bab 02 · Tiga Studi Kasus

Tiga proposal final, tiga berkas kebaikan.

02/08
01
Studi Kasus 01 · Lingkungan Ibadah

BERSABDA
Eco Hero

''Masjid Bersih, Warga Peduli, Ibadah Nyaman''
Masjid titik kegiatan13.35-15.35 WIB

Masjid desa dipakai setiap hari, tapi belum tersedia tempat sampah yang terpisah, belum ada penanda arah menuju masjid bagi musafir, dan info penting (jadwal sholat, piket, aturan) belum merata. BERSABDA menyiapkan fasilitas dan sistemnya, Eco Hero menggerakkan warga dan kader lewat kerja bakti dan edukasi permainan yang menyenangkan. Kebersihan adalah sebagian dari iman.

Sasaran: jamaah, kader dan remaja masjid, pengurus dan marbot

Koor Studi Kasus: Sulthan
PJ Logistik: Rayhan · PJ Acara: Keira · PJ PDD: Razqa
Tampak muka masjid titik kegiatan berkanopi hijau di Hari 16 Okt 2026 Masjid titik kegiatan · dokumentasi survei 16 Okt 2026

Proyek yang dipasang

Penanda jalan masjidStiker informasi: toilet, batas suci, wudhuTempat sampah organik vs non-organik berlabelBanner jadwal sholat, piket, aturanMading masjidSarana: sajadah, mukena, Al-Quran

Luaran yang diharapkan

  • Fasilitas lingkungan masjid yang tertata dan dihias bersama warga.
  • Kader dan warga paham pilah sampah dan aturan masjid, dan punya jadwal piket serta komitmen rawat bersama yang bisa diteruskan pengurus.
  • Dokumentasi kegiatan dan LPJ bahan transparansi ke kampus dan desa.
Rundown titik masjid2 jam

Pembukaan per titik, doa pembuka, sambutan koordinator, pengenalan proyek dan pembagian tim.

Kerja bakti bersama, lalu pemasangan proyek: penanda jalan, stiker informasi, serah terima sarana (75 menit).

Jeda Sholat Ashar berjamaah, menyesuaikan jadwal setempat.

Komitmen bersama menjaga masjid, foto bersama, doa penutup.

02
Studi Kasus 02 · Pendidikan

Pelita Guru

Tema "CATALYST": ilmu pengetahuan diturunkan jadi solusi sederhana.
PAUD Kenari, Kp Gunung Batu12.35-15.35 WIB

PAUD adalah fondasi tumbuh kembang di masa emas anak, tapi guru PAUD desa berkutat dengan keterbatasan. PELITA GURU menjawab tiga kebutuhan yang dipetakan dari survei: penyuluhan pengembangan kompetensi guru, media belajar yang menarik bagi siswa, dan fasilitas penunjang ruang belajar, semuanya dengan anggaran yang efisien.

Sasaran: guru dan siswa/siswi PAUD di Desa Sindang Jaya

Koor Study Case: Alvatar Satriani Ramadhan
PJ Logistik: Riza Haikal · PJ Acara: Fakhri Athillah · PJ PDD: Naura
Pemateri: Dosen Prodi Informatika UAI
Papan nama PAUD Kenari di bawah Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Kapuswil 3, NPSN 69926763 Papan nama PAUD Kenari · NPSN 69926763 · wilayah survei

Materi kegiatan

  • Pengembangan guru: metode bermain sambil belajar, kelola kelas anak usia dini, dan pemanfaatan AI (computational thinking) oleh dosen Informatika.
  • Media belajar menarik: praktik kartu huruf-angka, puzzle, alat peraga sederhana dari bahan aman dan terjangkau.
  • Fasilitas penunjang: penyerahan dan penataan rak sepatu-buku, tempat sampah kecil, dan puluhan paket buku cerita.

Luaran wajib & tambahan

LPJ komprehensifDokumentasi lengkapModul game HIBERNASIModul panduan guru berkelanjutanMedia peraga + kartu edukasi
Rundown sesi PAUDstudy case

Pembukaan program study case PAUD oleh MC.

Materi dosen Informatika: pemanfaatan AI untuk metode pembelajaran guru PAUD (55 menit).

Penjelasan modul pembelajaran games HIBERNASI (tim DEA/RIFDA).

Serah terima donasi dan modul kepada pihak PAUD, lalu penutup.

03
Studi Kasus 03 · Kesehatan

Edukasi Gizi
Ibu Hamil

Memberdayakan kader Posyandu, melepaskan janin dari lingkar stunting.
Acara di Aula Kantor Desa13.35-15.40 WIB

Posyandu adalah layanan kesehatan paling dekat dengan warga, tapi fungsi edukasinya belum sepenuhnya tersampaikan. Kegiatan ini menyasar jantung masalah: gizi ibu hamil dan pengecekan rutin, dibawakan dosen gizi UAI, didampingi bidan dan kader, dengan media yang bisa dipakai terus sesudah mahasiswa pulang.

Sasaran: ibu hamil, kader Posyandu, warga pendamping

Koor Study Case: Triana Febrika
PJ Acara: Raisa Jahara · PJ Logistik: Asyrafi · PJ PDD: Jane
Pemateri: Dosen Prodi Gizi UAI · bidan desa/puskesmas
Papan nama Posyandu Kenari I di Kp Gunung Batu, latar penuh pembangunan Posyandu Kenari I · kegiatan berlangsung di aula desa

Bentuk kegiatan

  • Edukasi gizi dan stunting bersama dosen Prodi Gizi UAI, memakai pedoman "Isi Piringku" untuk menu harian kehamilan.
  • Sesi alur pengecekan kesehatan ibu hamil bersama dosen dan bidan, diendapkan lewat poster yang terpasang di posyandu.
  • Penguatan peran kader: pendamping diskusi + pembagian sembako dan goodie bag khusus ibu hamil.

Luaran yang diharapkan

LPJ kegiatanPoster Isi Piringku + alur cek terpasangLembar evaluasi sederhanaRekomendasi pemanfaatan Posyandu
Rundown Posyanduaula desa

Absensi/pendataan ibu hamil lalu pembukaan dan sambutan (warga, kader, panitia).

Edukasi kesehatan gizi dan stunting untuk ibu hamil, 45 menit bersama dosen Gizi UAI.

Alur pengecekan kesehatan ibu hamil, 30 menit, bersama dosen dan bidan; diawali ice breaking singkat.

Pembagian sembako dan goodie bag, foto bersama, penutupan.

Bab 03 · Rundown Har-H

Jam 12.35 berpadu, jam 13.35 berpencar.

03/08
Pembukaan sesi utama Projectoriz

Dibuka MC, dilanjut sambutan Ketua BEM FST, sambutan Dekan (Prof. Dr. Dewi Elfidasari, S.Si., M.Si.), sambutan perangkat desa, doa, foto bersama singkat.

Mobilisasi ke titik study case

Divisi mentor dan satgas memandu ±80 mahasiswa terbagi ke tiga kelompok: Masjid, PAUD, Posyandu.

Pelaksanaan pengabdian berlangsung serempak

Tiga program berjalan paralel di titik masing-masing, didampingi dosen dan perangkat desa.

Penutupan sesi dan mobilisasi kembali

Divisi mentor dan acara memungut kembali kelompok; komitmen rawat bersama warga diikrarkan di masing-masing titik.

Catatan dari proposal: pemasangan petunjuk arah masjid di sepanjang jalan dikerjakan panitia bersama kader pada tahap persiapan, sebelum acara inti berlangsung.
Pembukaan dan sambutan di masjid

MC, doa pembuka, sambutan koordinator dan pengurus masjid; pengenalan 4 proyek dan pembagian tim.

Kerja bakti dan pemasangan proyek

75 menit: bersih-bersih masjid, kemudian tiap tim memasang penanda jalan, stiker informasi, dan menyerahkan sarana pendukung seperti sajadah dan mukena.

Jeda Sholat Ashar berjamaah

Acara dijeda; waktu menyesuaikan jadwal sholat setempat.

Penutup

Komitmen bersama menjaga masjid, foto bersama, doa penutup.

Pembukaan program study case PAUD

Dibuka MC.

Pemateri dosen Informatika: pemanfaatan AI

Computational thinking untuk metode pembelajaran guru PAUD, praktik langsung.

Modul game HIBERNASI

Penjelasan modul pembelajaran berbasis permainan oleh tim (DEA/RIFDA).

Serah terima dan penutup

Penyerahan donasi serta modul pembelajaran ke pihak PAUD, lalu penutupan.

Absensi dan pembukaan

Pendataan ibu hamil; sambutan dan doa bersama kader, perangkat desa, panitia. Aula kantor desa

Edukasi gizi dan stunting

45 menit bersama dosen Prodi Gizi UAI: gizi seimbang kehamilan dan pedoman Isi Piringku.

Alur pengecekan kesehatan ibu hamil

Ice breaking singkat, lalu 30 menit dengan dosen dan bidan: tahapan pemeriksaan rutin yang tertib.

Sembako dan goodie bag

Pembagian bingkisan khusus ibu hamil, lalu sesi foto bersama.

Penutupan

Doa bersama kader, perangkat desa, dan panitia.

Bab 04 · Basis Data

Kenapa tiga titik ini? Karena datanya berkata begitu.

04/08

Sembilan hari sebelum acara, tim tiba di desa dan menguji temuannya satu per satu. Hasilnya, 28 klaim survei dibedah tuntas menunggu bukti: 16 terkonfirmasi, 9 kesaksian masuk akal, 2 koreksi, dan 1 gugur. Tiga studi kasus dipetik langsung dari data ini.

0
Klaim survei yang diverifikasi, semua tercatat berlabel bukti
0
Di antaranya terkonfirmasi pada level bukti tertinggi
0
Foto dokumentasi lapangan tiga titik kegiatan
0+
Sumber terbuka dan legal pendukung validasi OSINT
Posyandu: kenapa gizi ibu hamil?

Stunting desa disebut nomor dua di Kecamatan Cipanas setelah Batulawang; menu gizi balita, stok PMT, dan peran kader jadi sorotan. Jawabannya: edukasi gizi dengan kader sebagai penerus.

→ Titik 03: Posyandu
Masjid: kenapa tempat sampah dan petunjuk arah?

Masjid titik kegiatan ramai setiap hari, tapi belum ada pilah sampah dan musafir kesulitan jalan masuk. Sarana wudhu dan aturan juga dirapikan. Jawabannya: BERSABDA Eco Hero.

→ Titik 01: Masjid
PAUD: kenapa AI dan modul permainan?

PAUD Kenari resmi ber-NPSN, tapi gurunya bergaji sekitar Rp100 ribu per bulan dan media belajarnya minim. Jawabannya: PELITA GURU plus modul game HIBERNASI yang murah meriah.

→ Titik 02: PAUD
Film lapangan 16 Okt 2026 · seret ke samping
Ruang salat: karpet sajadah dan pilar masjid
Masjid · ruang salat utama, pilar dan sajadah menanti kerja bakti.
Pintu kayu tua menuju ruang dalam masjid
Masjid · pintu sisi dan interior gelap butuh sentuhan.
Area wudhu keramik kusam
Masjid · area wudhu, masuk agenda piket kebersihan.
Eksterior kanopi hijau masjid
Masjid · tampak muka berkanopi hijau.
Papan nama PAUD Kenari
PAUD · identitas resmi di bawah Dinas Pendidikan Kab. Cianjur.
Ruang belajar PAUD bertepi angka
PAUD · ruang belajar dengan hiasan angka buatan tangan.
Papan nama Posyandu Kenari I
Posyandu · bangunan baru sedang tahap pengecoran.
Interior posyandu dengan kasur periksa
Posyandu · ruang layanan, papan data kegiatan di dinding.
Ringkasan transkrip data wilayah

Wilayah dan jiwa: Desa Sindang Jaya di kaki Gede-Pangrango, ±13.000-14.000 jiwa, 5 dusun, 9 RW, 45 RT. Wilayah utara rawan longsor; ada personel Retana dan kesiagaan dapur umum saat bencana.

Energi desa: sayuran kaki Gede harganya terjun bebas saat panen raya (bawang daun sempat Rp1.000/kg, wortel Rp500/kg, tomat Rp500/kg di Oktober 2026), Gapoktan dan KWT aktif, dan lapangan desa jadi potensi PADes.

Pendidikan: guru PAUD dihargai ±Rp100 ribu/bulan, SD kecamatan butuh 40 persen ASN, guru MDT sebagian sudah ASN, sisanya insentif kecil. Anak putus sekolah Cianjur tercatat 5.06 ribu siswa.

Kesehatan: stunting nomor dua setelah Batulawang, imunisasi dan KB masih menemui angka penolakan (dari 70 kini ke 30 persen), posyandu Garuda terbesar sasaran ±100, PAUD Kenari dan Posyandu Kenari I di Kp Gunung Batu.

Lingkungan dan sosial: sampah Cianjur 250-300 ton per hari, ecobrick menumpuk di gudang tanpa ruang paving, zona tertutup di utara perlu navigasi khusus, dan masjid titik kegiatan dulu pernah menjadi korban rutin pencurian kotak amal.

Dana desa: alokasi turun tajam ±85 persen pada 2026 karena skema KDMP, sehingga dukungan rutin ke sarana posyandu dan PAUD terhenti. Inilah alasan kegiatan dirancang kecil, tepat, dan mudah diteruskan.

Bab 05 · Agenda Sisipan · Status: Kondisional

Sindang Terang: reflektor kecil untuk petani subuh.

05/08

Di kaki Gede, jalan desa gelap total selepas maghrib. Petani sayur mulai berjalan sejak jam 02.00 dinihari lewat koridor Pintu Tiga Cibodas menuju Gunung Batu, Balai Desa, dan jembatan Kali Cikundul.

Tim menyisipkan satu kajian keselamatan di sela-sela agenda: delineasi pasif, keping PVC seukuran telapak tangan berbalut stiker mikroprisma yang memantulkan cahaya lampu langsung ke mata pengemudi. Dipasang pada patok-tiang di tikungan dan jembatan yang terdeteksi gelap total dari citra satelit. Warna kuning menandai arah tikungan, merah menandai bibir jurang dan tebing.

Prinsip optik
Retrorefleksi mikroprisma

Berkas cahaya dipantulkan >80 persen kembali ke sumber: motor standar terlihat dari 60-90 m, mobil low-beam 100-150 m, tetap terbaca saat kabut 02.00-03.00 WIB.

Modul PVC 10 x 20 cm
Plat talang kaku, tinggi 70-90 cm

Tahan hujan, kabut, dan UV lebih dari 5 tahun, dikunci kabel ties dan kawat galvanis pada tiang. Murni memantulkan cahaya: tanpa logo kampus, tanpa nama lembaga.

Status & alasan
Kajian matang, eksekusi fleksibel

Dikerjakan bila tiga faktor membukakan: dana swadaya (Rp100-500 rb), cukup tenaga di hari-H, dan tidak menyaingi tiga program inti.

Peta master geospasial koridor patok reflektor malam Desa Sindangjaya: 6 titik utama dan 4 titik ekstensi jalur petani Peta master: 4 koridor, 10 titik hasil pemindaian zero-light · klik untuk memperbesar
Enam titik utama koridor utamahasil interpolasi citra Esri World Imagery + OSM + SRTM 30 m
R-01
Jembatan & Tikungan Pintu Tiga Cibodas

Δθ 54,8° · 1.285 mdpl · nol rumah, hutan/kebun

5 unit di tiang/patok bibir jembatan
R-02
Tikungan Patah Kebun Pintu 3 & Gn. Batu

Δθ 61,2° · R≈44 m · 1.291 mdpl

4 unit di patok batas kebun luar
R-03
Tikungan & Jembatan Kali Gunung Batu

Δθ 63,9° · R≈40 m · 1.303 mdpl · jalur petani 02.00

5 unit di parapet jembatan dan tiang
R-04
Simpang 3 Gunungputri & Gg. Kenari

Δθ 34,1° · 1.283 mdpl · simpang buta

3 unit di tiang listrik simpang tiga
R-05
Tikungan S Ekstrem (Hairpin) Ciketug-Pakalongan

Δθ 89° & 107° · R≈19 m · gradien turun 16,7 persen · 1.210 ke 1.194 mdpl

6 unit, tegak lurus garis pandang kendaraan
R-06
Tikungan Buta & Jembatan Lembah Kali Cikundul

Δθ 72,5° · R≈26 m · 1.184 mdpl · kabut lembah

5 unit di bibir jembatan dan tebing luar

Ekstensi jalur petani (paket swadaya penuh): S-01 Gunung Batu Atas, S-02 Pakalongan Utara, S-03 Kebun Jolok, S-04 Sindanglaya bawah, tambahan 14 modul.

RAB Swadaya Sederhana100% sesuai rentang budget panitia
PaketCakupanTotalPer orang
Opsi A · Prioritas6 titik utama koridor, 28 modul PVCRp188.000± Rp23.500
Opsi B · Lengkap6 titik + 4 ekstensi jalur petani, 42 modul PVCRp285.000± Rp35.600

Komponen utama: stiker retrofleksi mikroprisma kuning & merah grade KIR/Dishub, plat talang PVC, kabel ties UV, sealant anti-kupas. Di bawah ongkos satu kali perjalanan pulang-pergi.

Ditulis sejujurnya
Minat tinggi, ruang menentukan

Kajian ini disusun dari citra satelit dan validasi jalan, dan sikap web ini juga transparan: hitungannya matang, kajiannya serius. Tetapi sampai hari-H tiba, ia hanya berjalan bila ruang-ruang tadi terbuka. Berjalan penuh, berjalan sebagian, atau diserahkan kepada desa sebagai bekal peta dan blueprint untuk dilanjutkan sendiri oleh warga.

Bab 06 · Dana

Angkanya kecil, tepat sasaran seperti dihitung.

06/08
Total rencana pengeluaran tunai
Rp1.300.000

Sumber utama dana adalah dana abdimas kampus (DAU) Rp2.330.000, dengan donasi non-tunai sembako senilai Rp800.000 pada titik posyandu.

Pemasukan DAURp2.330.000
Donasi sembakoRp800.000
Sisa kasRp0

Rincian per kebutuhan tercantum lengkap pada proposal masing-masing studi kasus di arsip.

Alokasi per studi kasussesuai rekap dana gabungan
Bab 07 · Kru

Dikawal rapi, semua punya peran.

07/08
Muhammad Rafif Sadid
Ketua Pelaksana
NIM 0103526019 · me@rafifsadid.my.id
Raka Aditya Irawan
Sekretaris Umum
Notulen tertib dan surat izin desa
Shazia
Bendahara
Arus kas terkendali, LPJ tertib
Sulthan
Koor Study Case · Masjid
BERSABDA Eco Hero
Alvatar Satriani Ramadhan
Koor Study Case · PAUD
PELITA GURU
Triana Febrika
Koor Study Case · Posyandu
Edukasi Gizi Ibu Hamil
Muhammad Labib Royhan Hadi
Ketua BEM FST
Pembukaan dan pengawal program
Mentor & Divisi Satgas
Pengawal Mobilisasi
Sekitar 80 mahasiswa dibagi ke tiga titik
Dosen Pemateri
Penjamin Keilmuan
Prodi Informatika dan Prodi Gizi UAI
Bab 08 · Arsip & Tautan Hidup

Semua bahan, terbuka untuk dilihat.

08/08